Penistaan Agama, Gianluigi Buffon Dihukum Larangan Satu Pertandingan

Penistaan Agama, Gianluigi Buffon Dihukum Larangan Satu Pertandingan

Penistaan Agama, Gianluigi Buffon Dihukum Larangan Satu Pertandingan – Italia mengesahkan ‘Undang-Undang Penistaan ​​Agama’ semenjak 2010 dengan beberapa pemain sepak bola jadi tersangka. Kiper senior Juventus, Gianluigi Buffon, dijatuhkan larangan hukuman berlaga satu pertandingan pasca-diputus bersalah sesudah dipandang lakukan “gestur mencela”.

Buffon dipandang mengejek tuhan pada pertandingan giornata ke-13 Serie A melawan Parma di Stadion Ennio Tardini, 19 Desember 2020.

Pada pertandingan yang dimenangi Juve dengan score 4-0 itu, Buffon—yang tampil jadi starter—tertangkap audio lapangan saat meneriaki rekanan segrupnya, Manolo Portanova, dengan kalimat ‘Porco Dio!’ yang bermakna ‘Tuhan Babi’.

Baca Juga : Barcelona Ketarik Membeli Romelu Lukaku

Penistaan Agama, Gianluigi Buffon Dihukum Larangan Satu Pertandingan

Gianluigi Buffon Dihukum Larangan Satu Pertandingan

Atas tindakan tercelanya itu, Buffon sempat pernah didenda €5.000. Bandar Judi Online Terlengkap Tetapi pada Selasa (30/3, Pengadilan Banding Federasi Italia menjatuhkan penjaga gawang berumur 43 tahun hukuman tambahan berbentuk ancaman skors.

Dengan hukuman ini, Buffon akan mangkir pada Derby Turin melawan Torino pada giornata ke-29, Sabtu (3/4).

Musim ini, si penjaga gawang tua baru tampil 5 kali di Serie A. Dia ialah cadangan Wojciech Szczesny.

Artikel diteruskan di bawah ini Di papan klassemen sementara, Agen Judi Online Resmi Juve tempati posisi ke-3 . Sang Nyonya Tua tertaut sampai 10 point dari club puncak, Inter Milan.

Adapun saat sebelum Buffon, beberapa pemain lain di Serie A juga pernah terganjal UU Penistaan Agama ini, Bandar Casino Online Terbesar diantaranya: Bryan Cristante [Roma], Francesco Magnanelli [Sassuolo], dan Rolando Mandragora [Juventus].

Beberapa orang Italia memandang penistaan agama ​adalah wujud caci-maki terjelek di negara yang terhitung masih spiritual dengan sebagian besar umat beragama Katolik itu.

Artikel Terkait:  Pulang Bela Timnas Turki, Bek Juventus Merih Demiral Positif Covid19